Tuntunan Ibdah Di Bulan Muharram

Yuk, mari kita mengetahui masalah tuntunan ibadah di bulan muharram oleh ust H abdul Somad Lc MA

Kontes SEO Century21 Broker Properti jual beli rumah indonesia

Di sini sebuah informasi yang sangat berguna bagi anda yang hendak mencari sebuah rumah dan bagi anda yang membutuhkan lowongan kerja

Pengenalan dan Merancang Strategi Sistem E-Bussines

Nah, bagi yang sering dengar kata-kata E-Bussines. Namun, belum tahu apa itu e-bussines atau baru tahu. check jha di sini

Buat kamu-kamu yang nyari informasi kode pos di daerah mu, di sini tempatnya.

5 Sayuran Sederhana yang Kaya Khasiat

Mau tahu beberapa sayuran yang mengandung banyak manfaat bagi tubuh dan sayuran itu ada di sekitar kita. Check jha.

Tampilkan postingan dengan label Materi Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Kuliah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Mei 2012

Memetakan Fikiran (Mind Mapping)

Memetakan Fikiran (Mind Mapping)

Berfikir dan fikiran. Semua orang tentu punya fikiran dan semua orang juga bisa berfikir. Semua orang juga tahu, jika seseorang itu sedang berfikir atau memikirkan sesuatu. Kedengarannya, hal tersebut sederhana dan terkadang dianggap hanya sebuah ungkapan tanpa makna dan kadangkala terkesan main-main.

Namun, ketika seseorang atau orang yang berfikir atau sedang memikirkan sesuatu tersebut diminta untuk mengungkapkan apa yang sedang, telah dan apa yang akan difikirkannya, baru timbul sedikit persoalan. Apalagi jika diminta menceritakan dan menggambarkan apa yang ada difikiran tersebut kebentuk notasi atau tulisan (dalam knowledge management disebut dengan istilah transfer tacit knowledge ke bentuk explicit knowledge: Nonaka Takeuchi, 2006) yang teratur, mudah dimengerti dan mempunyai arti yang jelas .

Ada beberapa cara untuk mengungkapkan dan berbagi fikiran kebentuk nyata, yaitu melalui tulisan, gambar atau puisi/pantun dan musik. Cara-cara tersebut akan lebih efektif jika teknik “memetakan fikiran” telah dipahami dengan baik. Memetakan fikiran dapat dilakukan dengan menuliskan apa saja yang ada difikiran kedalam bentuk kata-kata, gambar atau simbol yang mudah dipahami. Kata-kata tersebut (sebutlah dengan “keyword) ditulis dan disusun menjadi bentuk jaringan atau rangkaian. Kemudian dari kata yang sudah ada tersebut, uraikan/turunkan lagi kedalam bagian yang lebih kecil lagi (ingat : kata berikutnya harus dan masih berhubungan dengan kata pertama). demikian seterusnya, sampai tidak ada lagi turunannya.

Cara ini akan terasa manfaatnya jika dilakukan terus menerus dan akan lebih baik lagi jika dikerjakan bersama-sama (brain storming) dan akan melatih dan membuat anda berfikir secara terstruktur dan terkendali. Dan menurut praktisi NLP (Neuro Language Programing) cara ini sesuai dengan cara kerja otak secara alami dan sehingga akan mudah mengingatnya dibanding cara lain.

Sebagai alat bantu, bisa digunakan perangkat lunak yang tersedia dipasaran (bisa di beli atau donlod di situs yang menyediakannya secara gratis). Contoh dari pemetaan fikiran (mind map) dari sebuah masalah sederhana dapat dilihat pada gambar, dan softwarenya juga bisa dilihat dan unduh di link tersebut.
Selamat berkreasi,….

contoh (courtesy:edrawsoft.com):
Example of Mind Map
Sumber: Blog Bang Ness

Senin, 26 Desember 2011

Sahabat Anda = Masa Depan Anda

Sahabat sekalian dalam hidup ini pastilah kita membutuhkan teman, dan mempunyai banyak teman ialah yang sangat menyenangkan. Bahkan ada sebuah survey yang dilakukan terhadap remaja usia sekolah di Indonesia, dan menunjukkan bahwa 80% remaja bersemangat ke sekolah bukan karena pelajaran, guru atau suasana sekolah, tapi karena mereka mempunyai banyak teman dan sahabat. Maka sangat penting bagi kita untuk mempunyai banyak teman. Caranya dengan kita ramah pada setiap orang, membantu teman bila dibutuhkan dan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler atau organisasi.
Dalam Islam Rasulullah pernah mengingatkan panduan dalam memilih teman, yaitu “agama Anda tergantung kawan Anda, maka perhatikanlah siapa kawan Anda” dan ini benar adanya, jika kita melihat betapa banyak lulusan pesantren yang ia begitu shalih saat di asrama tapi saat sudah keluar asrama mereka tidak ada bedanya dengan orang yang tidak ikut pesantren, mereka sudah terbawa arus pertemanan yang negatif. Dan Rasulullah juga mengingatkan bahwa bila kita bergaul dengan penjual minyak wangi maka kita akan terkena wangi nya, bila kita bergaul dengan tukang besi, maka kita kan terkena bau hangus besinya. Yang repot bila kita bergaul dengan tukang sedot WC maka kita akan kebauan??? Hehehe hanya bercanda sahabat sekalian. Maka siapa berteman dengan orang yang rajin maka ia akan ketularan rajinnya, siapa berteman dengan orang malas maka ia akan menjadi malas juga.
Hal ini dirasakan sendiri oleh penulis, saat penulis berada di kelas satu pada saat bersekolah di SMP Negeri di sebuah kota kecil di Lampung yaitu Metro. Dimana saat kelas satu teman-teman yang penulis punya tidak ada yang mempunyai semangat belajar yang tinggi, alhasil rapot cawu satu penulis ada dua angka merahnya dan “hebatnya” angka merahnya bukan lima sahabat, tapi empat, dua angka empat “menghiasi” rapot penulis saat itu dan ini berlangsung sampai kelas 2 SMP. Dan sebuah keajaiban terjadi saat pembagian rapot di kelas 2 untuk naik kelas 3.dimana tanpa di sangka dengan nilai yang seadanya penulis mendapatkan ranking ke enam di kelas 2. Dan pada waktu itu ada kebijakan sekolah bahwa, siapa yang berada pada peringkat delapan besar berhak masuk kelas unggulan di kelas tiga nya.
Maka saat itu penulis tersadar dan menyadari bahwa nanti di kelas tiga penulis akan bersama orang-orang pintar dari kelas lainnya, yang mereka terbiasa maju ke depan lapangan upacara untuk menerima penghargaan sebagai murid-murid terpintar di sekolah. Maka dengan seketika muncul sebuah niat untuk mendobrak keterbatasan diri, dan sejak saat itu penulis berjanji untuk berusaha mengimbangi mereka saat kelas 3. Dan Alhamdulillah saat kelas 3 ada sebuah kemajuan dimana penulis terpilih sebagai peserta lomba cerdas cermat Bahasa Inggris se kabupaten dan mendapatkan juara ke tiga. Dan puncaknya tanpa di duga-duga oleh berbagai pihak yang meremehkan penulis saat itu, dimana saat pengumuman hasil EBTANAS (evaluasi belajar tahap akhir nasional) penulis mendapatkan nilai terbesar ke dua di sekolah, dan akhirnya bisa masuk ke SMA unggulan di daerah Metro Lampung yang sekarang sudah menjadi sekolah RSBI (rintisan sekolah bertaraf internasional).
Itulah hikmahnya betapa pentingnya pengaruh teman dalam hidup kita, saat penulis berada dalam lingkungan pertemanan yang tidak mempunyai semangat belajar yang tinggi, maka penulis juga mengikuti iklim mereka. Tapi di saat penulis berada di kelas unggulan di mana para siswanya ialah mereka yang rajin dan semangat belajarnya tinggi maka hal itu menular ke penulis bahkan penulis bisa lebih sukses dibandingkan siswa yang lebih cerdas dari penulis saat kelas satu. Oleh karena itu penting mempunyai teman banyak, tapi jauh lebih penting mempunyai teman yang baik.

Minggu, 20 November 2011

Pengenalan dan Merancang Strategi Sistem E-Business

Pengenalan E-Business - E-business mengacu pada semua penggunaan kemajuan teknologi informasi (TI), khususnya teknologi jaringan dann komunikasi, untuk memperbaiki cara-cara sebuah organisasi dalam melakukan seluruh proses-proses bisnis” (Romney/Steinbart).

Defenisi dalam perspektif TI, e-bussiness yaitu praktek pengoperasian secara terintegrasi proses-proses bisnis yang terlibat dalam penciptaan nilai tambah dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) secara ekstensif.

E-Business merupakan kegiatan berbisnis di Internet yang tidak saja meliputi pembelian, penjualan dan jasa, tapi juga meliputi pelayanan pelanggan dan kerja sama dengan rekan bisnis (baik individual maupun instansi).

Fungsi E- Bussiness yaitu untuk mensupport bagian dari marketing, produksi, accounting, finance, dan human resource management. Proses transaksi online memegang peranan yang sangat penting pada e-business.

Untuk membangun e-business yang utama harus kita buat yaitu membenahi terlebih dahulu system pengelolaan sumber daya perusahaan secara terpadu, membuat perencanaan investasi teknologi secara mendetail dan komprehensif, menentukan arah investasi teknologi untuk menjawab kebutuhan jangka panjang, membentuk struktur organisasi yang fleksibel dan adaptif terhadap perubahan, dan melakukan kerjasama kondusif dengan mitra bisnis.

Ada beberapa kiat – kiat dalam e-bussines diantaranya :

- Membenahi terlebih dahulu sistem pengelolaan sumber daya perusahaan secara terpadu.

- Membuat perencanaan investasi teknologi secara mendetail dan komprehensif.

- Menentukan arah investasi teknologi untuk menjawab kebutuhan jangka panjang.

- Membentuk struktur organisasi yang fleksibel dan adaptif terhadap perubahan.

- Melakukan kerjasama kondusif dengan berbagai mitra bisnis (vendor, pemasok barang, lembaga keuangan, dan lain sebagainya).

Ada beberapa Metode Pengembangan e-Business :

- Pertimbangan Komoditi

- Infrastruktur Pengembangan

- Perencanaan Basisdata

- Pengembangan Program Aplikasi

- Implementasi dan Disseminasi

Aplikasi E-bussiniess:

- ERP (Enterprise Resource Planning) sistem informasi pendukung e-business, yg menyediakan berbagai macam kebutuhan perusahaan seperti supply chain, CRM, marketing, warehouse, shipping, dan payment, serta mampu melakukan otomatisasi proses bisnis.

- CRM (Customer Relationship management) ¤ sistem kustomisasi real time yang memanajemen kustomer dan melakukan personalisasi produk dan servis berdasarkan keinginan kustomer.

- EAI (Enterprise Application Integration) ¤ merupakan konsep integrasi berbagai proses bisnis dengan memperbolehkan mereka saling bertukar data berbasis message.

- SCM (Supply Chain Management) ¤ manajemen rantai supply secara otomatis terkomputerisasi.

Beberapa contoh e-bussiness:

1. E-Banking:

E-banking didefinisikan sebagai penghantaran otomatis jasa dan produk bank secara langsung kepada nasabah melalui elektronik, saluran komunikasi interaktif. E-Banking meliputi sistem yang memungkinkan nasabah bank, baik individu ataupun bisnis, untuk mengakses rekening, melakukan transaksi bisnis, atau mendapatkan informasi produk dan jasa bank melalui jaringan pribadi atau publik, termasuk internet.

2. E-Commerce

E-Commerce didefinisikan sebagai segala bentuk perdagangan/ perniagaan baik pembelian, penjualan, pertukaran barang atau jasa (trades of goods and services) dengan mengunakan media elektronik.

3. E-Engineering

E-engineering adalah jawaban untuk globalisasi pertumbuhan manufaktur, sumber daya dan teknik. Dalam dunia yang terus meningkat kecepatan, kompetisi, memperlakukan dan kesempatan, Anda perlu melakukan bisnis Anda lebih baik, lebih cepat dan lebih efisien setiap hari.

4. E-Learning

E-Learning adalah pembelajaran jarak jauh (distance Learning) yang memanfaatkan teknologi komputer, jaringan komputer dan/atau Internet. E-Learning memungkinkan pembelajar untuk belajar melalui komputer di tempat mereka masing-masing tanpa harus secara fisik pergi mengikuti pelajaran/perkuliahan di kelas.

5. E-Marketing

E-Marketing adalah sisi pemasaran dari E-Commerce, yang terdiri dari kerja dari perusahaan untuk mengkomunikasikan sesuatu, mempromosikan, dan menjual barang dan jasa melalui internet.

6. E-Research

E-Research mengacu pada penggunaan teknologi informasi untuk mendukung bentuk-bentuk penelitian yang ada dan penelitian yang baru.

7. E-Travel

E-Travel adalah solusi total dengan konsep SaaS (Software as a Service) yang komprehensif berbasis web application yang mengadopsi teknologi ERP yang tersusun atas modul –modul yang berfungsi untuk mempermudah dalam perencanaan, pengelolaan, dan mengatur transaksi yang ada didalam perusahaan travel serta dapat digunakan sebagai acuan dalam pengambilan suatu sistem keputusan.

8. E-Government

E-Goverment adalah pelayanan pemerintah yang berbasis menggunakan elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan public secara efektif dan efesien, E-Government atau pemerintahan berbasis elektronik semakin berperan penting bagi semua pengambil keputusan

Tren kearah E bussiness

Tantangan Pembangunan Sistem Informasi E-Business:

Ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi oleh para pengelola perusahaan yaitu :

1. Tantangan strategi bisnis

Ketangguhan sistem informasi e-Business terletak pada bagaimana perusahaan merumuskan dan menuangkan strategi bisnisnya yang handal dalam sistem tersebut misalnya strategi harga, strategi produk, strategi teknologi dan sebagainya.

2.Tantangan globalisasi

Perusahaan-perusahaan lokal yang ingin berlaga di pasar global harus memahami seluk beluk bisnis dalam lingkungan ekonomi global. Lingkup pasar berubah menjadi lebih luas. Perbedaan platform seperti bahasa, budaya, politik, harga, perilaku konsumen, kebijakan pemerintah dan sebagainya dapat menjadi masalah dan ancaman kerugian.

3.Tantangan arsitektur informasi

Keputusan perusahaan untuk mengembangkan sebuah arsitektur informasi yang baru guna mendukung tujuan bisnisnya.

4.Tantangan investasi

Perusahaan harus mampu merumuskan visi dan anggaran untuk berinvestasi teknologi informasi dengan skala yang luas. Hal ini sangat kompleks dan membutuhkan perhatian yang serius

5.Tantangan kemampuan untuk merespon dan mengontrol

Perusahaan tertantang untuk merancang sistem-sistem yang mudah dipahami dan dikontrol agar sistem informasi yang dibentuk mampu memberikan respon yang cepat dan tepat.

6.Tantangan operasional

Kemampuan suatu perusahaan untuk memelihara informasi yang disajikan dalam situs web. Perusahaan juga dihadapkan pada persoalan keamanan data yang di-share dalam jaringan global tersebut karena banyak hacker dan cracker yang berlalu lalang.

7.Tantangan komunikasi

Kemampuan untuk mengkomunikasikan rencana induk pengembangan sistem kepada sumber daya manusia agar mereka dapat memahami, menerima dan mau menggunakan secara optimal.

Merancang Strategi Sistem E-Business

Perusahaan e-Business perlu merancang sebuah strategi yang akan diimplementasikan dalam bentuk sistem informasi e-Business. Stategi itu tidak hanya berupa strategi bisinis melainkan juga melibatkan strategi teknologi informasi karena sistem e-Business dibangun dengan tumpuan teknologi tersebut.

Strategi perlu disusun dengan cermat untuk menjawab tantangan bisnis seperti kompetitor pada satu jenjang atau kompetitor kecil lainnya, produk-produk substitusi dan tuntutan konsumen.

Strategi juga berfungsi untuk mengelola sumber daya yang terbatas jumlahnya guna memperoleh laba. Sistem informasi e-Business yang dibangun harus terdefinisi dengan jelas dan terinci tentang model bisnis yang akan diterapkan, alur pergerakan informasi, jenis dan model informasi yang dibutuhkan serta menentukan hak akses informasi. Strategi meliputi penentuan perangkat keras dan perangkat lunak baik sistem dan aplikasinya.

Strategi Pengembangan e-Business

- Penyusunan Rencana Pengembangan

- Pembangunan secara bertahap/dinamis

- Perlu menetapkan prioritas implementasi

- Pemilihan Teknologi yang tepat

- Penyiapan Sumber Daya

- Gunakan jasa Web-Hosting

- Pengembangan diserahkan pihak ketiga

- Kerjasama dengan Institusi Penyedia jasa Internet



semoga bermanfaat kawan-kawan

Selasa, 15 November 2011

E-Commerce

Pengenalan:
Menurut Shim, Quershi, Siegel dalam buku M. Suyanto, Electronic Commerce (e-commerce) merupakan konsep baru yang bisa digambarkan sebagai proses jual beli barang atau jasa pada World Wide Web Internet.

Sedangkan menurut Kalakota dan Whinston (1997) dalam buku M. Suyanto (2003) mendefinisikan e-commerce dari beberapa perspektif berikut :

1. Perspektif Komunikasi : e-commerce merupakan pengiriman informasi, produk/layanan, atau pembayaran melalui lini telepon, jaringan computer atau sarana eletronik lainnya.

2. Perspektif Proses Bisnis : e-commerce merupakan aplikasi teknologi menuju otomisasi transaksi dan aliran kerja perusahaan.

3. Perspektif Layanan: e-commerce merupakan salah satu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, konsumen dan manajemen dalam memangkas service cost ketika meningkatkan mutu barang dan kecepatan pelayanan.

4. Perspektif Online: e-commerce berkaitan dengan kapasitas jual beli produk dan informasi di internet dan jasa online lainnya.

Secara umum, E-Commerce didefinisikan sebagai segala bentuk perdagangan/ perniagaan baik pembelian, penjualan, pertukaran barang atau jasa (trades of goods and services) dengan mengunakan media elektronik.

Manfaat yang dapat diperoleh dari e-commerce bagi organisasi menurut M. Suyanto (2003) adalah :
1. Memperluas market place hingga ke pasar nasional dan international.
2. Menurunkan biaya pembuatan, pemrosesan, pendistribusian, penyimpanan dan pencarian informasi yang menggunakan kertas.
3. Memungkinkan pengurangan inventory dan overhead dengan menyederhanakan supply chain dan management tipe “pull”.
4. Mengurangi waktu antara outlay modal dan penerimaan produk dan jasa.
5. Mendukung upaya-upaya business process reengineering.
6. Memperkecil biaya telekomunikasi – internet lebih murah dibanding VAN.
7. Akses informasi lebih cepat

Selain mempunyai manfaat bagi perusahaan, menurut M. Suyanto (2003) e-commerce juga mempunyai manfaat bagi konsumen, yaitu :
1. Memungkinkan pelanggan untuk berbelanja atau melakukan transaksi lain selama 24 jam sehari sepanjang tahun dari hampir setiap lokasi dengan menggunakan fasilitas Wi-Fi.
2. Memberikan lebih banyak pilihan kepada pelanggan.
3. Pengiriman menjadi sangat cepat.
4. Pelanggan bisa menerima informasi yang relevan secara detail dalam hitungan detik, bukan lagi hari atau minggu.
5. Memberi tempat bagi para pelanggan lain di electronic community dan bertukar pikiran serta pengalaman.
6. Memudahkan persaingan yang ada pada akhirnya akan menghasilkan diskon secara substansial.

Menurut M. Suyanto (2003) selain manfaat terhadap organisasi, konsumen e-commerce juga mempunyai manfaat bagi masyarakat, antara lain :

1. Memungkinkan orang untuk bekerja di dalam rumah dan tidak harus keluar rumah untuk berbelanja. Ini berakibat menurunkan arus kepadatan lalu lintas di jalan serta mengurangi polusi udara.
2. Memungkinkan sejumlah barang dagangan dijual dengan harga lebih rendah.
3. Memungkinkan orang di negara-negara dunia ketiga dan wilayah pedesaan untuk menikmati aneka produk dan jasa yang akan susah mereka dapatkan tanpa e-commerce.

Ciri & Karakteristik E-Commerce:
• OTOMATISASI, proses otomatisasi yang menggantikan manual (“enterprise resource planning” concept).
• INTEGRASI, proses terintegrasi yang akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses (“just in time” concept).
• PUBLIKASI, memberikan jasa promosi dan komunikasi atas produk dan jasa yang dipasarkan (“electronic cataloging” concept).
• INTERAKSI, pertukaran data atau informasi antar berbagai pihak yang akan meminimalkan “human error” (“electronic data interchange/EDI” concept).
• TRANSAKSI, kesepakatan antara 2 pihak untuk melakukan transaksi yang melibatkan institusi lainnya sebagai pihak yang menangani pembayaran (“electronic payment” concept).

2.7 Arsitektur E-Commerce
Kerangka kerja perencanaan konseptual dimana aplikasi bisnis dan teknologi informasi didesain sebagai arsitektur terpadu dari sistem perusahaan yang mendukung inisiatif bisnis strategis dan proses bisnis lintas fungsi.


Arsitektur dasar dari aplikasi web ini adalah arsitektur clientIserver. Artinya pemrosesan aplikasi ini dijalankan melibatkan kedua sisi yakni sisi mesin server pusat dan sisi clien

Contoh e-commers

Tantangan Dan Hambatan Dalam Penerapan E-Commerce:
Ada beberapa Tantangan Dan Hambatan Dalam Penerapan E-Commerce, yaitu:
1. Infrastruktur Telekomunikasi
Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia masih terbatas dan harganya masih relatif lebih mahal. Padahal e-commerce bergantung kepada infrastruktur telekomunikasi.

2. Delivery Channel
- Pengiriman barang masih ditakutkan hilang di jalan.
- Ketepatan waktu dalam pengiriman barang
- Jangkauan daerah pengiriman barang

3. Kultur & Kepercayaan
- Orang Indonesia belum (tidak) terbiasa berbelanja dengan menggunakan catalog
- Masih harus secara fisik melihat / memegang barang yang dijual
- Perlu mencari barang-barang yang tidak perlu dilihat secara fisik. Misal: buku, kaset
- Kepercayaan antara penjual & pembeli masih tipis
- Kepercayaan kepada pembayaran elektronik masih kurang. Penggunaan kartu kredit masih terhambat

4. Security
- Masalah keamanan membuat orang takut untuk melakukan transaksi
- Persepsi merupakan masalah utama
- Ketidak mengertian (lack of awareness) merupakan masalah selanjutnya

5. Munculnya Kejahatan Baru
- Penggunaan kartu kredit curian / palsu
- Penipuan melalui SMS, kuis
- Kurangnya perlindungan kepada konsumen
- Kurangnya kesadaran (awareness) akan masalah keamanan

6. Ketidak jelasanya Hukum
- Masih belum tuntas status dari Digital signature
- Uang digital / cybermoney
- Status hukum dari paper-less transaction
- [de]Regulasi

7. Efek terhadap kehidupan
- Kemajuan teknologi komputer dan komunikasi seharusnya meningkatkan tingkat kualitas hidup kita. Tetapi kenyataannya tidak seperti yang diinginkan
- Bekerja lebih panjang
- Pekerjaan dibawa pulang: no life, single terus
- Melebarnya jurang si kaya dan si miskin

Semoga bermanfaat

Join Seperti Mereka

radio streaming shoutcast murah indonesia, jasa pembuatan radio streaming, cara membuat radio streaming
// -->
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More